Pos kali ini adalah kisah benar, bukan rekaan semata-mata, ada kena mengena dengan yang masih hidup. Moga ianya menjadi pedoman kita bersama. Kadangkala, terasa juga apabila berkawan dengan mereka yang merasakan diri mereka baik hebat dan alim. Yang tak seronoknya, kawan2 yang tidak mengikuti spesifikasi mereka, dilabelnya kita pula sebagai jahat. Allahurabbi. Benarlah kerana mulut badan binasa. Tudung labuh tidak menjanjikan syurga andaikata butiran kata-kata keluar dari mulut pemakainya, Allahurabbi, robek hati mendengarnya. Maafkan manusia spesis ini. Mungkin dihadirkan perasaan mereka itu hebat, baik, sehinggakan menjadikan mereka mudah saja menuturkan kata2 yang menyakitkan. Moral of the story: be careful of what you utter. May Allah forgives you my friend.
School holiday started earlier for the secondary students. How to time flies and it is going to be two weeks before the school begins. New chapter for the school students. The courage to start a new semester is still not around, for me, as a mother. Less traffic jams and less rushing here and there. How do I really induldge the school vacation. Despite my tight schedule, I managed to bring the kids to visit Surabaya ( it was work and play visit), Singapore and a short vacation in Kuala Lumpur. Despite that we just stay in the hotel's room. I guess we are thankful for the opportunity given. Ya Allah, shower us with your blessings.
Comments
Post a Comment